HarianMurba.com, Jakarta – Kehadiran partai politik di tengah masyarakat kini dituntut untuk memberikan dampak nyata dalam membantu persoalan hidup publik, bukan sekadar menjadi mesin retorika.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menekankan bahwa esensi keberadaan partai adalah menjadi solusi bagi kesulitan yang dihadapi masyarakat luas.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan ratusan kader dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD serta Laboratorium Gerakan (LAGA) Perubahan di Kampus ABN NasDem, Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Surya Paloh mengingatkan dengan tegas mengenai fungsi moral yang harus diemban oleh setiap organisasi politik di tanah air.
“Partai politik harus mampu membuktikan kehadirannya sebagai peringanan beban publik, bukan justru memperberat,” ucap sosok pendiri partai tersebut.
Arahan ini menjadi landasan etis bagi para wakil rakyat dari Fraksi NasDem wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Surya, tanggung jawab besar untuk membawa perubahan dan kemajuan Indonesia sepenuhnya berada di pundak putra-putri bangsa itu sendiri.
Ia meyakini bahwa ketergantungan pada pihak luar dalam membangun kedaulatan nasional adalah hal yang keliru.
“Yang peduli terhadap maju-mundurnya bangsa ini adalah bangsa ini sendiri,” imbuh Surya dengan nada penuh penekanan.
Narasi kemandirian ini disuarakan untuk membakar semangat para kader agar lebih proaktif dalam mengawal isu-isu kerakyatan di daerah masing-masing.
Meskipun dinamika politik terus mengalami fluktuasi, Surya menilai NasDem masih memegang kekuatan fundamental untuk terus eksis dan relevan.
Modal utama tersebut bukan sekadar materi, melainkan dorongan emosional dan idealisme yang masih terjaga di dalam sanubari para kadernya.
“Para kader NasDem masih memiliki satu modal yang cukup kuat, yaitu adanya tekad, semangat, obsesi, dan tingkat kepedulian yang semakin tinggi terhadap kondisi perkembangan bangsa dan negara,” tutur pria asal Aceh tersebut.
Kesiapan mental inilah yang dianggap sebagai benteng utama partai dalam menghadapi berbagai gempuran tantangan zaman yang semakin kompleks.
Tanpa adanya kepedulian yang tulus, Surya khawatir partai politik hanya akan menjadi sekadar instrumen kekuasaan yang kehilangan arah dan jati diri.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh fungsionaris untuk terus memperkuat soliditas internal guna menyongsong peta politik masa depan yang sulit diprediksi.
Kepemimpinan nasional dan produk perundang-undangan merupakan hasil dari peran strategis partai yang harus dikelola dengan penuh integritas.
Sebagai penutup, Surya memberikan instruksi terakhir untuk memastikan mesin partai tetap panas dan siap diterjunkan dalam kondisi apa pun.
“Perkuat barisan kita. Apa pun yang terjadi, NasDem harus menjadi partai yang paling siap menghadapi segala suasana dan cuaca politik,” pungkasnya menutup orasi.
Pesan penutup ini sekaligus menjadi mandat bagi seluruh peserta Bimtek untuk segera mengimplementasikan kerja-kerja nyata setibanya mereka di daerah pemilihan masing-masing.***







